Kamis, 10 Januari 2013

Mengenal Tanda Awal Melahirkan

Mengenal Tanda Awal Melahirkan

Memasuki minggu-minggu terakhir kehamilan, Ibu akan mengalami sejumlah perubahan fisik dan psikologis, seperti emosi tidak stabil, gejolak energi berlebihan, atau keinginan untuk menyendiri. Secara fisik, hormon kehamilan akan memperlebar tulang kemaluan dan melunakkan dasar panggul Ibu agar bayi dapat semakin turun dan masuk ke jalan lahir. Dari luar, Ibu akan melihat posisi perut Ibu yang tampak semakin turun. Selain itu, tekanan terhadap perut dan paru-paru akan terasa berkurang. Tapi, jangan kaget bila frekuensi buang air kecil meningkat. Posisi bayi yang turun ke bawah memang menekan kandung kemih Ibu. Kemungkinan Ibu juga akan mengalami keputihan atau produksi lendir vagina yang meningkat dibanding biasanya. Setiap ibu akan mengalami tanda awal melahirkan yang berbeda. Ada yang mengalami kram perut, sakit pinggang, mulas atau mual muntah seperti gejala morning sickness saat awal kehamilan.
Beberapa minggu menjelang kelahiran, Ibu juga sangat mungkin mengalami kontraksi palsu. Untuk itu, Ibu harus mengenal gejala dan jenis kontraksi agar tidak panik atau salah mengatasi. Ingat ya Bu, kontraksi sungguhan akan berlangsung dengan pola makin lama makin kuat dan makin sering. Beberapa tanda awal melahirkan yang harus Ibu kenali, antara lain:

Lepasnya Sumbat Ketuban

Sumbat ketuban yang selama ini menutup rahim dan menjaganya agar tetap steril untuk tumbuh kembang bayi, akan terlepas. Saat rahim melunak, sumbat ketuban akan terlepas. Bentuknya kenyal seperti jelly, dapat berwarna pink, bening atau dengan bercak darah. Biasanya sumbat ketuban akan lepas beberapa jam sebelum proses melahirkan.

Ketuban Pecah

Saat rahim berkontraksi kuat pada akhir tahap pertama melahirkan, membran ketuban akan pecah. Tapi, banyak juga yang mengalami membran ketuban pecah beberapa hari sebelum melahirkan atau saat awal tahap pertama melahirkan. Bahkan, pada kasus tertentu ada bayi yang masih lahir dalam kantung ketubannya. Menakjubkan ya? Cairan ketuban dapat berwarna bening, keruh, atau semu merah jambu. Jika air ketuban Ibu sudah keluar, baik sedikit atau banyak, segera periksakan diri ke dokter kandungan. Karena tahapan melahirkan selanjutnya bisa saja terjadi dalam waktu singkat.

Kapan Sebaiknya Saya Menghubungi Dokter Kandungan?

Bila Ibu mengalami tanda-tanda di atas, segeralah hubungi dokter. Saat ini Ibu telah memasuki tahap awal persalinan. Biasanya, dokter akan menanyakan pola kontraksi dan tanda-tanda melahirkan lainnya pada Ibu. Selanjutnya, sambil menunggu Ibu memasuki tahap persalinan selanjutnya, dokter akan mulai menyusun rencana tindakan persalinan dan informasi tentang kapan sebaiknya Ibu pergi ke rumah sakit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar