Kamis, 17 Januari 2013

Proses Melahirkan Dilihat dari Sudut Pandang Bayi




Proses MelahirkanSetiap wanita yang hamil pasti akan bertanya-tanya – seringkali dengan sedikit mengernyit – bagaimana bayi seberat 3 kilogram lebih bisa berhasil melewati lubang yang diameternya kira-kira hanya sebesar cangkir. Tapi Tuhan telah memberkahi janin dengan tengkorak yang lunak. Ketika Anda menyentuh kepala bayi yang baru lahir, rasanya seperti memegang tembok yang masih lunak, Bagian yang lembut itulah yang memungkinkan kepala bayi bisa berubah bentuk menyesuaikan jalur melahirkan saat proses melahirkan terjadi. Kepala semua bayi yang baru lahir melalui vagina akan memiliki bentuk yang tidak seperti bayi kebanyakan setelah proses kelahiran, namun bentuknya akan kembali seperti semula dan normal setelah beberapa hari.

Bagaimana Bayi Bernapas?

Usaha Anda untuk melahirkan sebenarnya menghasilkan tahapan perubahan secara mekanis dan fisik yang akan membantu mempersiapkan bayi Anda untuk mengirup udara untuk pertama kalinya. Janin tidak mendapatkan oksigen dari udara, jadi si janin harus mendapatkannya dari si ibu,.Dalam rahim, oksigen dialirkan menuju bayi melalui plasenta. Namun, ketika bayi sudah lahir dan tali pusar sudah diputus, plasenta tidak bisa lagi melakukan pekerjaannya. Jadi paru-paru mengambil alih fungsinya. Di rahim, paru-paru janin terisi dengan cairan yang membantu mereka tumbuh. Usaha dalam melahirkan akan membuat cairan ini menjadi kering sehingga paru-paru menjadi membesar dan terisi dengan udara setelah proses kelahiran.
Paru-paru bayi Anda akan mulai memompa darah ke dalamnya tepat setelah bayi Anda lahir. Dalam janin, darah tidak melewati organ-organ ini karena adanya tekanan. Saat proses kelahiran, tekanan pada paru-paru bayi menjadi berkurang dan darah mulai mengalir di dalamnya secara normal.

Bagaimana Bayi Tetap Hangat?

Bagaimana bayi yang lahir dari kondisi yang hangat, 37 derajat celcius, bisa menyesuaikan diri pada kondisi ruang melahirkan yang suhunya rata-rata sebesar 22 derajat? Tiroid memainkan peranan yang besar di sini. Saat melahirkan, kadar tiroid bayi sangat tinggi. Kondisi ini disebabkan oleh kondisi di luar yang tiba-tiba dingin bagi si bayi dan meningkatnya adrenalin. Peningkatan kadar tiroid menghasilkan panas yang muncul dari lemak yang bernama lemak “cokelat” yang membantu bayi yang baru lahir mengatur temperatur tubuhnya saat sudah keluar dari janin.

Apakah Bayi Merasakan Sakit?

Para dokter sekarang mengetahui bahwa bayi yang baru lahir mungkin merasakan sakit. Tapi seberapa banyak mereka bisa merasakan sakit saat proses kelahiran masih menjadi bahan perdebatan. Jadi, kemungkinan bayi juga merasakan sakit saat dia melewati jalur kelahiran – namun, tidak ada yang tahu tentang ini secara pasti. Jika rasa sakit memang dirasakan oleh si bayi, beberapa ahli mempercayai bahwa mungkin rasanya seperti tekanan yang terjadi secara bertahap. Sangat sulit untuk mengatakan apa yang dirasakan oleh bayi.Namun rasa sakit yang Anda rasakan dan yang dirasakan bayi adalah dua hal yang sangat berbeda. Sangat mungkin rasa sakit pada bayi seperti tekanan yang terjadi saat Anda berusaha lolos dari tempat yang amat sempit – seperti tekanan yang Anda alami saat Anda berusaha untuk merangkak keluar di bawah pagar.

Apakah Bayi Bisa Mendengar dan Melihat?

Seperti susahnya untuk menentukan rasa sakit yang dialami oleh bayi saat dia melewati jalur kelahiran, para dokter juga kurang yakint tentang seberapa banyak yang bisa dilihat atau didengar si bayi saat proses kelahiran. Akan tetapi, sudah ada beberapa penelitian yang menyatakan bahwa bayi telah memilik kemampuan auditori sebelum dia terlahir ke dunia. Terlebih lagi, para dokter juga mengatakan bahwa ibu yang berbicara dan menyanyikan lagu untuk si bayi selama sembilan bulan masa kehamilan akan membantu bayi untuk mengenali suara si ibu nantinya setelah dia lahir – satu contoh hubungan antara orang tua dan anak. Kemampuan melihat bayi sebelum lahir, sebaliknya, lebih susah untuk ditentukan. Akan tetapi, setelah si bayi terlahir, kita semua tahu bahwa penglihatannya kabur pada awalnya dan dia tidak dapat menentukan fokus dengan baik. Ketika si bayi digendong sejauh 8 sampai 15 inci dari wajah ibunya (posisi ini dilakukan sejajar dengan posisi payudara ibu dimana si bayi biasanya diberi ASI), si bayi akan memiliki kemampuan untuk mendeteksi wajah si bayi – contoh elemen hubungan penting antara orang tua dan anak yang lainnya.

Bagaimana Bayi Bergerak Saat Proses Kelahiran?

Saat proses kelahiran, anak Anda akan melakukan yang terbaik untuk mendorong prosesnya terus berjalan.
  1. Untuk memulai pembesaran serviks, kepala bayi Anda akan menekan jalur kelahiran.
  2. Bayi biasanya akan melipat dan berputar untuk mencari jalan yang termudah untuk keluar dari dalam janin.
  3. Ketika bagian terbesar dari tubuh bayi Anda – yaitu kepalanya – sudah keluar, proses melahirkan setelahnya akan lebih cepat dan lebih mudah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar